Rabu, 24 Oktober 2012

Pural ang Singular

Kata benda atau nomina mempunyai dua bentuk (form) kata, yaitu singular dan plural.
Singular nouns digunakan untuk menunjukkan suatu benda yang berjumlah tunggal atau satu, misalnya: a computer, a chair, a train, a player, a teacher, a taxi, etc. Sedangkan plural nouns digunakan untuk menunjukkan benda yang berjumlah banyak (jamak), misalnya: computers, chairs, trains, players, teachers, taxis, etc.

Singular nouns umumnya disertai determiners (a/an, this, that, the), misalnya: a river, a castle, an idea, this book, the man, etc.

Umumnya plural nouns dibentuk dengan menambah huruf -s di belakang kata benda yang akan dibuat dalam bentuk jamak, misalnya: boats, bats, houses, rivers, computer, boys, girls, etc.

Perhatikan catatan dan contoh pembentukan plural nouns berikut di bawah ini.

Nomina yang berakhiran -s, -ss, -ch, -sh atau –x ditambah akhiran –es.
- bus --> buses
- glass --> glasses

- dress --> dresses
- branch --> branches
- church --> churches
- beach --> beaches
- sandwich --> sandwiches
- witch --> witches
- brush --> brushes
- flash --> flashes
- box --> boxes
- fox --> foxes

Nomina yang berakhiran –y, diganti dengan i kemudian ditambah –es.
- baby --> babies
- family --> families
- story --> stories
- fairy --> fairies
- puppy --> puppies
- housefly --> houseflies
- library --> libraries
- city --> cities
- lily --> lilies
- party --> parties
- dictionary --> dictionaries

Nomina berakhiran –y yang sebelumnya terdapat huruf hidup atau vokal (vowel), langsung ditambah akhiran –s. Kecuali nomina yang berakhiran –quy, -y diganti dengan i kemudian ditambah –es (soliloquy --> soliloquies).
- key --> keys
- monkey --> monkeys

- donkey --> donkeys
- toy --> toys
- boy --> boys
- cowboy --> cowboys
- day --> days
- tray --> trays
- runway --> runways
- chimney --> chimneys
- trolley --> trolleys
- valley --> valleys

Nomina yang berakhiran –f, diganti dengan v kemudian ditambah –es.
- half --> halves
- leaf --> leaves
- shelf --> shelves
- wolf --> wolves
- thief --> thieves

Beberapa nomina yang berakhiran –f, hanya ditambah akhiran –s.
- chief --> chiefs
- roof --> roofs

- handkerchief --> handkerchiefs
- cliff --> cliffs
- puff --> puffs

Dan beberapa nomina yang berakhiran –f bisa dijadikan plural dengan dua cara di atas.
- scarf --> scarfs or scarves
- hoof --> hoofs or hooves
- dwarf --> dwarfs or dwarves
- wharf --> wharfs or wharves

Nomina yang berakhiran –fe, maka f diganti dengan v kemudian ditambah –s.
- knife --> knives
- wife --> wives
- life --> lives
- midwife --> midwives

Nomina yang berakhiran –o, hanya ditambah akhiran –s.
- video --> videos
- hippo --> hippos
- zoo --> zoos
- kangaroo --> kangaroos

Tetapi beberapa nomina tertentu yang berakhiran -o, jika dijadikan plural ada yang ditambah akhiran –es.
- tomato --> tomatoes
- potato --> potatoes
- hero --> heroes

Dan ada juga beberapa nomina yang berakhiran –o bisa dijadikan plural dengan dua cara di atas
- mango --> mangoes or mangos
- mosquito --> mosquitoes or mosquitos
- zero --> zeroes or zeros
- buffalo --> buffaloes or buffalos

Beberapa nomina berubah ejaannya jika berubah menjadi plural (irregular plurals).
- man --> men
- woman --> women
- child --> children
- person --> people
- mouse --> mice
- tooth --> teeth
- foot --> feet
- goose --> geese

Beberapa nomina mempunyai bentuk yang sama, baik singular maupun plural.
- sheep --> sheep
- deer --> deer
- fish --> fish
- aircraft --> aircraft
- salmon --> salmon


Kata fish (collectively) bila digunakan untuk menyatakan jenisnya (individuals or kinds) maka bentuk plural-nya menggunakan fishes.
- The list of endangered species includes nearly 600 fishes.

Beberapa nomina selalu berbentuk plural, misalnya: trousers, glasses, shorts, spectacles, jeans, goggles, pants, scissors, tights, binoculars, pyjamas, pliers. Gunakan a pair of untuk menjadikan nomina tersebut ke bentuk singular.
- a pair of binoculars
- a pair of spectacles

- a pair of jeans


Pada compound words, nominanya (main words) dijadikan ke bentuk plural.
- mother-in-law --> mothers-in-law
- passerby --> passersby
- sister-in-law --> sisters-in-law

Jika tidak ada nomina atau kata benda pada compound words tambahkan akhiran –s.
- mix-up --> mix-ups
- takeoff --> takeoffs

Jika compound words berakhiran -ful, tambahkan saja akhiran –s.
- cupful --> cupfuls

Nomina yang berupa angka, huruf bisa di bentuk menjadi plural dengan menambahkan apostrophes (‘) dan s.
- How many 3’s make 9?
- There are two m’s in ‘comma’.

Beberapa nomina yang berasal dari luar bahasa Inggris (Latin, Greek, etc.) mempunyai bentuk plural tersendiri (irregular plural) mengikuti bahasa asalnya.
- nucleus --> nuclei
- syllabus --> syllabi
- focus --> foci (focuses)
- fungus --> fungi
- cactus --> cacti (cactuses)
- thesis --> theses
- crisis --> crises
- phenomenon --> phenomena
- index --> indices (indexes)
- appendix --> appendices (appendixes)
- criterion --> criteria
- analysis --> analyses
- axis --> axes
- bacterium --> bacteria
- parenthesis -->parentheses
- datum --> data
- alumnus --> alumni











Plural and Singular nouns

1. Singular Noun

Ketika benda itu hanya satu, maka benda itu singular atau tunggal. misalnya; a boy. a girl, a book, the pen.
Jika kata benda tersebut singular, maka di dalam kalimat harus memakai article "a, an, atau the" atau di masukan kata "one".
misalnya: a book, an apple, one book, one pencil, the table.
untuk penjelasan apa itu article, KLIK DI SINI

2. Plural Noun

Jika benda tersebut lebih dari satu maka benda tersebut di katakan Plural atau jamak. misalnya; boys, 2 books, the pens.

Di dalam bahasa Inggris, jika ingin merubah benda dari Singular ke Plural ada beberapa aturan;

a. Dengan menambah "s"

Misalnya:   "book" menjadi "books"
                "pen"   menjadi "pens"
                "boy"   menjadi "boys"

b. Dengan menambah "es"
   
Jika kata benda tersebut diakhiri dengan hufur "s, z, X, sh, dan ch" maka bentuk jamaknya di tambah   dengan "es".

Contoh: dish             dishes
            watch          watches
            buzz            buzzes
            box             boxes

3. Kata benda yang huruf terakhirnya "y" dan di dahului oleh konsonan maka cara membentuknya menjadi jamak adalah dengan merubah "y" menjadi "ies".

contoh:  lady           ladies
            city            cities
            army          armies

catatan:
jika kata benda yang berakhiran "y" dan di dahului oleh huruf vokal maka tinggal menambahkan "s" saja, dan jangan merubah "y" menjadi "ies".
Contoh: boy            boys
            day            days


4. Kata benda yang huruf terakhirnya "f" atau "fe", maka dirubah menaji "ves".
contoh: leaf            leaves
           wife           wives
           knife          knives
           wolf          wolves
           proof         prooves

catatan: tetapi ada beberapa kata benda yang berakhiran "f'  dan kita bisa dengan hanya menambahkan "s" saja. misalnya;
          chief             cheifs
          grief             griefs
          hoof             hoofs
          roof             roofs
          mischief       mischiefs
          kerchief       kerchiefs

5. Irregular Plurals

Irregular plurals berarti kata benda yang singgular dan dalam bentuk pluralnya tidak ditambah "s" atau "es". misalnya;

         man             men
         woman        women
         foot             feet
         mouse         mice
         child           children
         louse           lice
         goose         geese
         ox              oxen
         tooth          teeth

catatan:

ada beberapa kata benda yang tidak ada bentuk jamaknya. kata-kata benda tersebut adalah;

       scissors, oats, tongs, dregs, trousers, pinchers, bellows, shears, mumps, victuals, tweezers, measles.


Sumber:
catatanbahasainggris.blogspot.com

Jumat, 07 September 2012

g


            English is unique


            Huruf apa ini ?? ... A

                        [ A ]                 [ U ]

                        father               put
                        village              cut
                        man                 burn
                        small                building
                        apple

1. Untuk menyatakan bahwa kejadian/aktivitas sudah terjadi/dilakukan pada waktu yang tidak spesifik (unspecified/indefinite time) di masa lampau.
Contoh:
  1. John has traveled around the world.  (John telah bertamasya ke seluruh dunia).
  2. She has read the entire book. (Dia telah membaca buku itu secara keseluruhan).
  3. I have eaten. (Saya telah makan).
  4. Someone has stolen my book.  (Seseorang telah mencuri buku saya).
  5. They have gone.  (Mereka telah pergi).
Note: Pada contoh di atas, kita tidak tahu kapan John bertamasya ke seluruh dunia, kapan dia membaca buku, kapan saya makan, kapan seseorang mencuri buku saya, kapan mereka pergi. Yang menjadi penekanan adalah kejadian/aktivitas tersebut telah terjadi/dilakukan.
2. Untuk menyatakan kekerapan (berapa kali) kejadian/aktivitas terjadi/dilakukan pada waktu yang tidak spesifik (unspecified/indefinite time) di masa lampau.
Contoh:
  1. I have seen the Titanic three times. (Saya telah nonton Titanic tiga kali).
  2. She has fallen in love ten times. (Dia telah jatuh cinta 10 kali).
  3. They have failed the exam twice. (Mereka telah gagal ujian 2 kali).
  4. My car has broken down five times. (Mobil saya telah mogok 5 kali minggu ini).
  5. Our dean has punished that very rebellious student three times. (Dekan kita telah menghukum mahasiswa yang sangat membangkang itu 3 kali).
Note: Pada contoh di atas, kita tidak tahu kapan saya nonton Titanic, kapan dia jatuh cinta, kapan mereka gagal ujian, kapan mobil saya rusak, kapan dekan menghukum mahasiswa pembangkang itu. Yang menjadi penekanan adalah berapa kali kejadian/aktivitas tersebut telah terjadi/dilakukan dari dulu samapi NOW; apakah once (sekali), twice/two times (dua kali), trice/three times (tiga kali), ten times (sepuluh kali), dan seterusnya.

Jumat, 18 Mei 2012


GIVING COMPLIMENTS

In every culture, giving compliments is a common thing to do.
However, they differ in some ways from culture to culture.
In Indonesia if we see one of our friends wearing a beautiful new dress, most of us tend to keep silent and say nothing about the dress rather than expressing our admiration. English people, however, tend to express it by giving compliments.
 e.g. : - You look pretty in your dress.
          - I like the color of your new d by dress.

It also differs in how we respond to compliments. For Indonesians, in many cases, it is common to see people refusing a compliment by saying, “Tidak! Baju ini sudah lama.” As a consequence when we speak in English we tend to respond the same way and say, “No! It’s an old dress. I bought it last year.”
Nevertheless, such a response is not appropriate in English culture. Native speakers tend to accept a compliment, particularly if it is a sincere one, by saying thank you plus one or two statements supporting it
e.g. : “Thanks you. I like it very much. I particularly like its color and style.”

In responding to a compliment, most Indonesia speakers, tend to be quiet, do not give any comments, and tend to refuse the compliments with a few disagreeing statements.

Pay attention to the following short conversations and find the differences.

Indonesia speakers
Conversation 1
A : What a beautiful garden you have!
B : No, It is actually mess. I haven’t got enough time to look after it

Conversation 2
A: It’s really delicious. You are a great cook.
B: No, It’s rather tasteless. I’m still learning how to cook Conversation 1

Native Speakers
Conversation 1
A: What a beautiful garden you have!
B: Thank you. I like gardening very much and I spend a lot of time looking after it.

Conversation 2
A: It’s really delicious. You are great cook.
B: Thank you. I spent the whole afternoon preparing all of these. I tried to do my best, of course.

Does it mean that English people never refuse a compliment? If the compliment is not sincere, they will refuse it as well. They might say, for example:
• Don’t try to flatter me.
• I don’t like flatterers.
• You’re just kidding me.
• Flattery will get you nowhere.
• You’re just fooling around, aren’t you?
So, we need to be able to judge whether our friend is sincere or not when giving a compliment. We can do that through our experience in getting along with them for sometime.

English to Indonesian translation by Google Translate

MEMBERIKAN PUJIAN
Dalam setiap kebudayaan, memberikan pujian adalah hal yang umum untuk melakukannya.
Namun, mereka berbeda dalam beberapa hal dari budaya ke budaya.

Di Indonesia jika kita melihat salah satu teman kita memakai baju baru yang indah, sebagian besar dari kita cenderung untuk tetap diam dan berkata apa-apa tentang gaun daripada mengungkapkan kekaguman kami. orang Inggris, tetapi, cenderung mengungkapkannya dengan memberikan pujian. umpamanya : - Kau tampak cantik dalam pakaian Anda.                      - Saya suka warna Anda baru d dengan gaun.
Hal ini juga berbeda dalam bagaimana kita menanggapi pujian. Untuk Indonesia, dalam banyak kasus, biasanya untuk melihat orang-orang menolak pujian dengan mengatakan, "Tidak! Baju Suami sudah lama "Akibatnya. Ketika kita berbicara dalam bahasa Inggris kita cenderung menanggapi marga cara yang sama berkata," Tidak! Itu adalah gaun tua. Saya membelinya tahun lalu. "

Namun demikian, seperti respon yang tidak tepat dalam kebudayaan Inggris. Native speaker cenderung menerima pujian, terutama jika yang tulus, dengan mengatakan terima kasih plus satu atau dua laporan yang mendukungnya umpamanya :
"Terima kasih Anda. Aku seperti itu sangat banyak. Saya sangat menyukai warna dan gaya. "
Dalam menanggapi pujian, paling Indonesia speaker, cenderung diam, tidak memberikan komentar, dan cenderung menolak pujian dengan laporan beberapa tidak setuju.
Perhatikan percakapan singkat berikut dan menemukan perbedaan. Indonesia speakerPercakapan 1 A: Apa sebuah taman yang indah yang Anda miliki! B: Tidak, Hal ini sebenarnya kacau. Aku tidak punya waktu yang cukup untuk merawatnya
Percakapan 2 A: Apa sebuah taman yang indah yang Anda miliki! B: Terima kasih Anda. Saya suka berkebun sangat banyak dan saya menghabiskan banyak waktu melihat setelah itu.

Selasa, 15 Mei 2012

Descriptive Text


Debby Putri is a model from Surabaya. Now she is a student of State Senior High School 71 Surabaya. Debby is the first daughter of Mr. Fajar Putti and Mrs. Ana Karaeng. Debby became a famous model when she won the competition of teenage Model 2005 and YTV Jrang-Jreng 2004.

Debby Putri adalah model dari Surabaya. Sekarang dia adalah mahasiswa dari Negara Senior Sekolah Tinggi 71 Surabaya. Debby adalah putri pertama dari Pak Fajar Putti dan Mrs Ana Karaeng. Debby menjadi model terkenal ketika dia memenangkan kompetisi tahun 2005 Model remaja dan YTV Jrang-Jreng 2004.

Debby is brown-skinned. She is tall and slender. She is 17 years old. Debby has wavy, short, black hair, a pointed nose and rather big ears. Her face is oval and her cheeks are dimpled when she smiles.

Debby adalah berkulit cokelat. Dia tinggi dan ramping. Dia adalah 17 tahun. Debby memiliki bergelombang, pendek, rambut hitam, hidung runcing dan telinga agak besar. Wajahnya oval dan pipinya yang berlesung pipit ketika dia tersenyum.


Debby is an attractive girl in her blue jeans. She likes wearing a cotton jacket and a T-shirt. She always wants to feel relaxed. She is neat and well-dressed.

Debby adalah seorang gadis menarik di celana jeans biru. Dia suka mengenakan jaket katun dan kaus. Dia alwayswants merasa santai. Dia adalah rapi dan berpakaian rapi.


Debby is a cheerful and friendly girl. Everybody likes her because she is a humorous and creative girl. She gets on well with other people and she never forces her opinions on others. But sometimes Debby is short-tempered when she loses her personal things.

Debby adalah seorang gadis ceria dan ramah. Semua orang suka padanya karena dia adalah gadis yang lucu dan kreatif. Dia mendapat baik dengan orang lain dan dia tidak pernah memaksa pendapatnya pada orang lain. Tapi terkadang Debby adalah cepat marah ketika dia kehilangan hal-hal pribadinya.

Her hobbies are cooking Japanese food, shopping and singing. Debby has a beautiful voice and her favorite singer is Kris Dayanti.
Top of Form

hobbbies dia sedang memasak makanan belanja, Jepang dan bernyanyi. Debby memiliki suara yang indah dan penyanyi favoritnya adalah Kris Dayanti.

  1. Debby Putti
  2. mode
  3. She won the competition of Teenage Model 2005 and YTV Jrang Jreng 2004
  4. brown-skinned
  5. easy going
  6. (+) cheerful, humorous, creative
(-) short-temper